
Salah satu band gagah dunia di jalur progressive metal dan berasal dari Swedia, OPETH rencananya pada 3 Juni 2008 akan merilis album terbaru mereka yang akan rilis via Roadrunner Records dengan titel “Watershed”.
Album ini direkam di Studio Fascination Street yang terletak di daerah Örebro, Swedia dan diproduseri langsung oleh gitaris sekaligus vokalis band ini, Mikael Akerfeldt bersama Jens Bogren.
Ini akan menjadi album penuh kesembilan mereka sejak merilis “Orchid” di tahun 1995 dan kabarnya “Watershed” memiliki musik dengan mencampurkan elemen modern metal, progressive rock dan unsur jazz serta sedikit sentuhan musik tradisional Eropa.
Selain itu album baru mereka ini juga nantinya akan menjadi debut album bagi gitaris baru mereka, Fredrik Akesson yang sebelumnya berasal dari band melodic death metal ARCH ENEMY dan juga bagi drummer Martin Axenrot yang sebelumnya juga bergabung di grup BLOODBATH. Dan ini juga menjadi album penuh kedua mereka bersama label metal Roadrunner Records.
Pada bulan April mendatang OPETH dijadwalkan menggelar serangkaian tur bersama DREAM THEATER dan BETWEEN THE BURIED AND ME.
Read More..
Friday, February 8, 2008
OPETH Akan Rilis Album Baru
Posted by
ciblek
at
6:41 AM
0
comments
Monday, February 4, 2008
HIM

Jika kalian adalah penggemar musik gothic, maka besar kemungkinan kalian juga akan menyukai album ini. HIS INFERNAL MAJESTY atau yang lebih dikenal dengan HIM adalah salah satu garda utama di scene doom metal dan secara garis besar, album terbaru mereka “Venus Doom” menawarkan suasana yang lebih kelam dari sebelumnya.
Terbentuk di tahun 1991, HIM memiliki kekuatan utama pada sang vokalis bernama Ville Hermanni Valo. Pria inilah yang menjadi motor pembentuk band dimana enam tahun kemudian mereka merilis debut albumnya dengan titel “Greatest Love Songs Vol. 666” lewat perjuangan yang lumayan sulit dengan style musik yang mungkin masih terdengar aneh saat itu.
Dan kini setelah 18 tahun berkarya, “Venus Doom” menjadi album keenam HIM dan aku yakin inilah salah satu album terbaik mereka yang berhasil mereka rilis.Album yang berisi 9 lagu dengan menjagokan ‘The Kiss of Dawn’ sebagai single awal dimana lagu ini sengaja dibuat untuk didedikasikan kepada salah seorang teman mereka yang mati bunuh diri beberapa tahun lalu.
Sejurus rhytem musik mereka di lagu ini sangat mirip dengan sound nu metal ataupun modern rock dan memang pantas serta untuk dijadikan single awal sebagai gacoan.Selain itu, lagu ‘Song or Suicide’ menjadi lagu paling singkat mereka dengan durasi sekitar 72 detik berisi balada akustik. Sedangkan ‘Sleepwalking Past Hope’ menjadi lagu dengan durasi terpanjang dalam sejarah karir HIM. Lebih dari 10 menitan.
Lirik-liriknya pun masih sama dengan konsep awal ketika band ini dibuat. HIM secara penuh masih berbicara tentang lirik-lirik yang berisi tema cinta, romantisme atau penawar rasa duka dari keputusasaan, namun yang perlu diingat adalah lagu-lagu ini dibalut dalam musik metal metal yang tidak standard.
Titik lain sebagai nilai tambah dari kekuatan album ini adalah duo Tim Palmer dan Hiili Hilesmaa sebagai produser. Tim Palmer sebelumnya juga dikenal sebagai produser untuk album Ozzy Osbourne dan Hiili Hilesmaa dikenal sebagai produser The 69 Eyes.
Dan seperti yang saya sampaikan sebelumnya, meski tetap beredar via major label namun album ini terdengar lebih kelam bila dibandingkan dengan satu album HIM sebelumnya, “Dark Light” yang beredar di tahun 2005.
Tinggal berharap saja semoga “Venus Doom” juga akan mudah ditemukan di toko-toko musik negara ini semudah mendapatkan rilisan mereka di tahun 2003 untuk album bertitel “Love Metal”.
Read More..
Posted by
ciblek
at
5:55 PM
0
comments
Saturday, February 2, 2008
POISON THE WELL - Versions Review

Setelah hampir menunggu empat tahun sejak merilis “You Come Before You” via major label Atlantic Records di tahun 2003, akhirnya POISON THE WELL merilis album terbaru mereka lewat salah satu label indie terbaik di dunia saat ini, Ferret Records. Ferret sendiri dikenal banyak merilis album band-band hardcore.
Ini adalah album keempat POISON THE WELL sejak mereka terbentuk di tahun 1997 di Miami, Florida dan “Versions” memiliki range musik yang lebih luas dengan meninggalkan beberapa gaya lama bermusik mereka dimana album ini menawarkan unsur baru POISON THE WELL plus beberapa instrumen tambahan seperti mandolin dan juga banjo. Dan kalau kalian adalah penggemar lama mereka ketika band ini masih bergabung di Trustkill Records ataupun Goodlife Recordings, Belgia maka bukan tidak mungkin kecintaan kalian terhadap POISON THE WELL akan segera berakhir.
Oke, dan tentang album “Versions”, untuk merilisnya band yang hanya menyisakan Jeffrey Moreira (vokal) dan dua personil awal Ryan Primack (gitar) dan Chris Hornbrook (drum) mendapat bantuan skill dari beberapa musisi lainnya diantaranya gitaris lama mereka, Jason Boyer dan juga dari orang-orang yang ada di Studio Tontenik UmeÃ¥, Swedia tempat mereka merekam “Versions” dimana disana ada Eskil Lövström (REFUSED) dan Pelle Henricsson. Selain memberi kontribusi skill pada instrumen, kedua orang ini juga bertindak sebagai produser rekaman.
“Versions” menawarkan dua belas lagu dimana beberapa lagu memiliki elemen tambahan seperti blues, balada, pop, modern rock. Sayangnya, POISON THE WELL seperti mengetahui kalau fans lama mereka mungkin tidak akan suka dengan gaya baru mereka dan untuk itu mereka tidak ragu menempatkan ‘Letter Thing‘ sebagai single awal sekaligus menjadi track pertama dari album ini. Alasannya cukup klise, ‘Letter Thing‘ memiliki kesamaan seperti beberapa lagu lama mereka di album “You Come Before You” dimana lagu ini memiliki paduan dasar POISON THE WELL yakni vokal khas Jeffrey Moreira yang berteriak-teriak emosional dan cruchy gitar milik Ryan Primack.
Sementara itu, lagu lain yang cukup menonjol disini adalah ‘Nagaina‘ dimana Jeffrey Morreira kali ini lebih banyak bernyanyi dan lagu ini memiliki riff gitar yang lebih nge-blues. Kemudian lagu lain yang cukup membuat aku berkomentar adalah track 11, ‘Riverside‘. Di lagu ini POISON THE WELL seakan ingin menunjukkan semua eksperimentasi musik yang mereka milik plus menampilkannya dengan paduan beberapa instrumen yang kurang lazim.
Dan sebagai kata pamungkas yang ada di benak aku ketika harus memberi komentar tentang rilisan ini adalah, apapun cerita baru mengenai POISON THE WELL terlepas dari kalian suka atau tidak dengan “Versions“, setidaknya POISON THE WELL telah menunjukkan eksitensi mereka dan tetap bertahan. Bisa jadi ini adalah album yang mungkin selama ini telah kalian tunggu-tunggu walau “Versions” seakan ingin menunjukkan awal baru bagi band Florida ini tapi bukan tidak mungkin ini juga dapat menunjukkan akhir dari perjuangan mereka.
Read More..
Posted by
ciblek
at
9:59 AM
0
comments
Friday, February 1, 2008
Matt McGachy (3 MILE SCREAM) Bergabung Ke CRYPTOPSY

Band death metal Kanada, CRYPTOPSY mendapat suntikan tenaga baru dalam formasi mereka dimana Matt Gachy (3 MILE SCREAM) bergabung sebagai vokalis dan Maggie Durand (HOWLING SYN) sebagai keybordis. Dan dengan skuad baru tersebut mereka tengah bersiap-siap untuk merilis album penuh ke-enam yang rencananya akan mulai direkam pertengahan Desember ini.
Di bulan Februari mendatang, mereka untuk pertama kalinya akan menggelar sejumlah tur di Meksiko dan Amerika Selatan.
Sekedar mengingatkan, vokalis lama CRYPTOPSY Lord Worm aka Dan Greening keluar dari band tersebut pada bulan April lalu dengan alasan kondisi kesehatan Worm yang tidak memungkinkan untuk ikut dalam sejumlah tur CRYPTOPSY.
Sejauh ini album baru CRYPTOPSY adalah rilisan di tahun 2005 “Once Was Not” yang diproduksi oleh Century Media Records.
Dan demikian skuad CRYPTOPSY yang terbaru adalah:
Matt McGachy - Vokal
Flo Mounier - Drum
Eric Langlois - Bass
Alex Auburn - Gitar
Christian Donaldson - Gitar
Maggie Durand - Drum
Read More..
Posted by
ciblek
at
12:17 PM
0
comments
Thursday, January 31, 2008
ALL THAT REMAINS

Band metal Massachusetts, Amerika, ALL THAT REMAINS saat ini sedang berada di Florida tepatnya di Studio Audiohammer untuk merekam beberapa lagu bersama produser Jason Suecof (CHIMAIRA, TRIVIUM, BURY YOUR DEAD, DEVILDRIVER) sebagai bahan rilisan DVD terbaru mereka.
Rencananya bulan Oktober mendatang, Prosthetic Records akan merilis DVD mereka dengan berisi penampilan live band tersebut dari beberapa shot termasuk konser mereka di Philadelphia dan Baltimore serta beberapa video klip tentunya.
ALL THAT REMAINS saat ini menjadi salah satu band metal yang sedang naik daun terutama dengan rilisan terbaru mereka yang juga menjadi album penuh ketiga mereka dengan titel “The Fall of Ideals” yang telah terjual hingga lebih dari 100 ribu keping dan mereka telah bermain di beberapa tur besar dimana salah satunya adalah “Sound of the Underground” dan ALL THAT REMAINS direncanakan akan tampil di beberapa tempat di Meksiko dan Eropa pada Agustus mendatang dan juga Wacken Open Air Festival di Jerman.
Read More..
Posted by
ciblek
at
11:10 AM
0
comments
Wednesday, January 30, 2008
THORIUM Rilis Album Baru

Band death metal Denmark, THORIUM menandai comeback nya dengan merilis album baru bertitel “Feral Creation” yang rencananya dirilis bulan Januari mendatang oleh Mighty Music. Album baru mereka tersebut direkam di Studio AlBerno di Swedia dimana THE HAUNTED juga pernah merekam albumnya disana dan dimixing oleh produser handal, Jacob Hansen di Studio pribadi Hansen. Seakan masih belum cukup, THORIUM rencananya juga akan menggunakan artistik Dan Seagrave untuk menangani kover album. Seagrave sendiri dikenal sebagai artistik yang telah membuat kover album untuk beberapa band death metal diantaranya MALEVOLENT CREATION, ENTOMBED, dan SUFFOCATION.
Selain itu di awal November ini mereka juga direncankan akan ikut ambil bagian di acara “Aalborg Metal Festival” yang akan digelar tanggal 2 hingga 3 November di Aalborg, Denmark dimana rencananya event tersebut akan menampilkan KREATOR, DREAM EVIL, SOILWORK, CHIMAIRA, CALIBAN dan juga SIRENIA, serta beberapa band lainnya.
“Kami sangat ingin tampil di Aalborg Metal Festival dimana event ini tanpa diragukan adalah salah satu event terbesar yang ada di Denmark dan rencananya kami akan tampil dengan membawa beberapa lagu lama dan tentunya lagu-lagu baru,” ujar Allan Tvedebrink selaku gitaris THORIUM.
Di Denmark, nama THORIUM cukup masuk perhitungan dimana bersama Diehard Music mereka telah merilis dua album yang cukup terkenal di tahun 2000 dan 2003 dengan terjual hingga 5 ribu keping di Eropa. Dan untuk mengetahui musik mereka lebih lanjut, silahkan mendengarnya secara streaming di www.myspace.com/thoriumdeathmetal.
Read More..
Posted by
ciblek
at
12:45 PM
0
comments
Tuesday, January 29, 2008
ATREYU- Lead Sails Papper Anchor Review

Tahun 2007 lalu ATREYU telah merilis dua album. Yang pertama adalah rilisan pilihan lagu-lagu terbaik mereka atau “The Best” di awal tahun sebagai tanda perpisahan mereka dengan label yang telah membesarkan nama ATREYU, Victory Records. Dan sekarang dengan “Lead Sails Paper Anchor” yang beredar via Roadrunner Records dan major label Hollywood Records, tentu hal pertama yang ada di pikiran adalah perubahan (progress) musik apa yang terjadi dari band asal New York ini?
Berbicara secara fisik maka “Lead Sails Paper Anchor” merupakan album penuh keempat ATREYU dalam lima tahun plus satu album “Best of” dan band ini selalu menunjukkan peningkatan penjualan album termasuk untuk album “Death Grip On Yesterday” yang rilis setahun lalu dimana kabarnya album tersebut telah terjual dengan lebih dari satu juta keping untuk wilayah Amerika saja.
Bergabung di major label Hollywood Records yang notabane anak perusahaan Walt Disney, bagi fans ATREYU besar kemungkinan akan tersenyum lebar untuk membeli “Lead Sails Paper Anchor” secara mudah karena sangat terbuka kemungkinan album ini juga akan beredar di Indonesia.
Lantas bagaimana musik Alex Varkatzas dkk yang kini menjadi keluarga besar Hilary Duff dan Indigo Girls? Sebuah perubahan? Pasti. Mainstream? Bisa jadi.
Saya sendiri cukup beruntung memiliki seluruh album ATREYU sehingga dapat membandingkan secara satu per satu rilisan dari yang terbaru sampai yang terlama. Jawabannya cukup mendasar dimana saya sangat tidak menyukai musik ATREYU untuk “Lead Sails Paper Anchor“. Ini satu jawaban absolut yang tak bisa ditawar dimana saya masih menyukai lagu-lagu lama mereka seperti ‘Bleeding Mascara’, ‘Ain’t Love Grand’ ataupun ‘Right Side of the Bed’.
Paling album ini hanya saya akan dengarkan satu hingga tiga kali untuk kebutuhan memberi review dan setelah itu segera menyimpan kembali CD nya untuk dijual satu waktu nanti. Tapi bila kalian adalah penggemar musik Rock ala Bon Jovi atau kalau kalian adalah fans AVENGED SEVENFOLD yang menginginkan bagian rock lebih kental, mungkin kalian akan menyukai “Lead Sails Paper Anchor“.
“Lead Sails Paper Anchor” memiliki variasi-variasi musik dengan memadukan post hardcore dan riff-riff gitar thrash metal era 80-an terutama ripping “Master of Puppets“-nya METALLICA, hal yang langsung terasa di track awal, ‘Doomsday’ dan kemudian pop punk sing-a-long gaya FALL OUT BOY ataupun SUM 41 dan bahkan balada (country) ‘Lead Sails (And A Paper Anchor)’ dimana album ini pun memberi kesempatan bagi ATREYU untuk lebih banyak ‘bernyanyi‘.
Secara keseluruhan “Lead Sails Paper Anchor” dari band glam hardcore seperti halnya AVENGED SEVENFOLD menawarkan sebelas lagu baru dimana didalamnya berisi single awal ‘Becoming the Bull’ dan ‘Blow’ yang berkolaborasi dengan Josh Todd dari BUCKCHERRY.
“Lead Sails Paper Anchor” memiliki lirik seperti kebanyak band emo dengan rasa kefrustasian namun sedikit pengecualian adalah ‘Can’t Happen Here’ yang menceritakan pandangan ATERYU untuk menolak keputusan Presiden mereka yang memerangi Irak. Satu pandangan politik ATREYU untuk mendukung penarikan militer Amerika dari tanah Irak. Ah….. whatever. Tetap saja album ini berkategori buruk!
Read More..
Posted by
ciblek
at
9:32 AM
0
comments
Monday, January 28, 2008
EVERGREEN TERRACE

Selepas dari Eulogy Recordings, beruntung EVERGREEN TERRACE bergabung di label bentukan vokalis Tim Lambesis (AS I LAY DYING) dengan nama High Impact Records untuk kemudian didistribusi secara luas via Metal Blade Records Jerman dan berharap bergabungnya mereka ke roster Metal Blade dapat meningkatkan karir band yang mengadopsi nama jalan di film kartun The Simpson ini.
Terbentuk di akhir tahun 1999 di daerah Jacksonville, Florida, EVERGREEN TERRACE muncul dengan paduan musik metal, hardcore dan punk yang mengantar mereka sebagai salah satu tonggak utama munculnya melodic hardcore. Riff-riff gitar yang banyak dimainkan oleh band-band hardcore kemudian paduan vokal scream dan singing untuk menemukan bentuk tersendiri yang jelas berbeda dari apa yang ditampilkan band-band emo.
Hal ini jugalah yang mereka tonjolkan di album terbaru bertitel “Wolfbiker” dengan konsep lirik yang justru terdengar lebih serius setidaknya bila membandingkan pada rilisan mereka di tahun 2004 “Writers Block” dimana ketika itu mereka sepertinya sedang bingung untuk berkreativitas lebih dan hanya merilis album yang dipenuhi gaya pengkoveran termasuk lagu ‘Sunday Bloody Sunday’ milik U2 dan ‘The Kids Aren’t Allright’ milik THE OFFSPRING, ‘Zero’ SMUSHING PUMKINS dan beberapa lainnya.
Kali ini “Wolfbiker” seakan ingin menyampaikan pandangan mereka terhadap dilema atau prahara hidup dimana kita harus dapat memilih hal terbaik bagi hidup sendiri dengan mempertahankan apa yang kita percayai, serta motivasi bagaimana cara membuat diri kita menjadi lebih hidup. Hal-hal inilah yang tertuang hampir disetiap lagu baru mereka.
Dan seperti yang sampaikan sebelumnya, keindahan utama dari EVERGREEN TERRACE adalah paduan scream dan singging dimana Andrew Carey yang juga vokal di band ini menanggungjawabi bagian scream dan gitaris mereka, Craig Channey menanggungjawabi bagian singing. Bedanya EVERGREEN TERRACE malah terdengar tidak menjadi mendayu dan bahkan mereka justru terdengar menjadi enerjik.
Bagi penyuka scream vokal ala IGNITE dan jika pernah mendengar nama LOVE IS RED sebelumnya, barangkali album ini dapat memuaskan kalian karena EVERGREEN TERRACE memiliki drummer Kyle Mims yang juga adalah drummer LOVE IS RED.
Read More..
Posted by
ciblek
at
11:55 AM
0
comments
NASUM Akan Rilis Album Terakhir

Salah satu legenda grindcore dunia dengan lirik politik yang kental, NASUM akan merilis album terakhir mereka sebelum bubar terkait dengan meninggalnya gitaris sekaligus vokalis mereka, Mieszko Talarczyk akhir tahun 2004 lalu akibat tsunami. Ketika itu vokalis berdarah Polandia tersebut tengah berlibur ke Thailand bersama pacarnya.
Rencananya album terakhir mereka ini akan dirilis di tahun 2008 seperti yang disampaikan oleh drummer mereka, Anders Jakobson:
“Benar adanya kalau kami akan merilis album terakhir NASUM di tahun ini. Album baru kami akan berisi rekaman live ketika kami berada di Jepang tahun 2004 kemarin dan juga album split bersama NAPALM DEATH.
“Album kami akan dirilis oleh Relapse Records dan beredar pada 4 Maret mendatang.”
NASUM dibentuk di tahun 1992 dari janin band goregrind NECRONY yang sama-sama berisi Anders Jakobson (gitar) dan Rickard Alriksson (drums/vokal).
Read More..
Posted by
ciblek
at
11:41 AM
0
comments
Sunday, January 27, 2008
WITHIN TEMPTATION

tak bisa dipungkiri pengaruh EVANESCENCE mengusung gothic membuat pengaruh kuat bagaimana gothic kini menjadi lebih famous dan uniknya beberapa band yang lebih dahulu mengusung musik gothic daripada EVANESCENCE justru ingin memanfaatkan pasar gothic yang telah ada walau sifatnya harus lebih ngepop dan lebih bersahabat pada pasar mainstream.
Hal ini juga yang akan terasa baik di album terbaru milik LACUNA COIL maupun WITHIN TEMPTATION. Musik gothic yang dengan balutan nuansa yang lebih nge-pop dan rhytem nu metal.
Uniknya, meski Sharon den Adel sempat membantah hal demikian, namun bagaimanapun mereka kini terdengar mirip dengan EVANESCENCE apalagi dengan single awal ‘What Have You Done’ featuring Keith Caputo yang merupakan vokalis band post metal LIFE OF AGONY.
Sesaat kita akan berdejavu mendengarkan ‘Bring Me To Life’-nya EVANESCENCE. Bedanya, WITHIN TEMPATION memadukan musik mereka dengan unsur opera vokal dan symphonic dengan kekuatan sang suami istri, Robert Westerhold di gitar dan Sharon den Adel pada vokal.
Tahun lalu, mereka didaulat sebagai band Belanda yang penjualan albumnya paling laku di luar negara mereka sendiri.
Read More..
Posted by
ciblek
at
1:53 PM
0
comments